Jenis-Jenis Maraton yang Perlu Kamu Ketahui | duraking.co.id – Apakah kamu hobi berlari? Untuk meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman, kamu bisa coba mengikuti kompetisi lari. Namun, sebelum itu kamu harus cari tahu terlebih dahulu guna mempersiapkan diri. Yuk, kita lihat jenis-jenis maraton atau lomba lari berdasarkan jarak yang ditempuh berikut ini.

Foto: Unsplash

1. Lomba Lari 5K

Salah satu perlombaan lari yang sangat populer bagi para pelari pemula maupun pelari berpengalaman. Lari 5k bisa menjadi pintu awal bagi para pemula untuk berlatih menjadi pelari profesional. Perlombaan ini dapat kamu temukan di tingkat lokal hingga internasional. Untuk persiapan, waktu yang dibutuhkan untuk berlatih rata-rata selama empat hingga delapan minggu.

2. Lomba Lari 10K

Perlombaan lari yang jaraknya lebih jauh dari 5K ini bisa menjadi langkah selanjutnya untuk mengasah kemampuan. Jarak yang akan kamu tempuh dalam lari 10K ini sekitar 6,2 mil. Waktu yang disarankan untuk berlatih sekitar delapan hingga sepuluh minggu. Lakukan latihan kekuatan dengan mencoba beberapa jenis workout seperti yoga, pilates atau circuit training. Selain itu, ada baiknya untuk mengenal lintasan terlebih dahulu sebelum berlomba. Mengenal rute akan memberi gambaran tentang di jalur mana kamu perlu berlari sekuat tenaga, dan di mana kamu bisa berlari santai untuk menghemat energi.

3. Half Marathon

Level up! Lari half marathon ini adalah tantangan selanjutnya bagi kamu yang sudah melakukan lari 10K. Jarak yang ditempuh dalam lari half marathon itu sepanjang 13.1 mil atau 21.1 dalam kilometer. Biasanya apabila kamu sudah berhasil melalui lari 10K, maka kamu dapat menyelesaikan half marathon. Sebelum balapan di half marathon, kamu disarankan meluangkan tiga hari seminggu untuk berlari selama 12 hingga 14 minggu. Half marathon ini bisa menjadi batu loncatan untukmu sebelum menjajal full marathon. 

Foto: Unsplash

4. Full Marathon

Full marathon seringkali dianggap sebagai ultimate goal bagi kebanyakan pelari dan hanya 0,5% populasi dunia yang sudah menyelesaikannya. Balapan sepanjang 26,2 mil ini dapat berlangsung selama tiga hingga empat jam. Berlari sejauh 26,2 mil bukanlah hal yang mudah, perencanaan sangat dibutuhkan. Untuk mengikuti full marathon, bersiaplah untuk berlatih mulai dari 12 hingga 20 minggu, lalu sisakan waktu untuk lari panjang setiap 7 hingga 10 hari. Selain mempersiapkan fisik, penting juga untuk memperhatikan apa yang harus kamu bawa dan pakaian yang dikenakan saat lari nanti.

Itulah jenis-jenis maraton atau lomba lari yang perlu kamu ketahui. Selain persiapan fisik yang baik dan latihan secara rutin, pakaian juga berperan penting untuk mendukung kompetisi larimu lho. Jangan sampai memilih pakaian yang malah akan menghambatmu ketika berlari. Duraking punya pilihan yang cocok untuk menemanimu lari, yaitu Duraking Kaos Super Light Japan Series. Sesuai dengan namanya, kaos ini ringan banget untuk dipakai saat lari. Kaos ini terbuat dari 92% microfiber polyester & 8% spandex. Selain bahannya yang ringan, kaos ini juga dilengkapi dengan teknologi cepat kering permanen serta mampu menyesuaikan suhu agar tetap sejuk. Kaos ini akan membuatmu berlari dengan nyaman tanpa gangguan. Cek produknya di sini ya.

 

Sumber: Aaptiv, Running Unlocked, Runner’s World, The Bodywise Clinic, Walk and Run

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *