Teknik Lari Jarak Jauh untuk Pemula | duraking.co.idOlahraga lari jarak jauh mungkin terdengar sederhana untuk dilakukan. Apalagi olahraga ini tidak membutuhkan alat bantu apapun kecuali sepatu lari. Namun, sebenarnya lari jarak jauh juga memerlukan teknik yang benar. Selain persiapan fisik dan latihan yang baik, ada beberapa hal mengenai lari jarak jauh yang harus diketahui agar mampu mencapai garis finish dengan lancar tanpa cedera. Untuk kamu yang ingin mencoba atau mungkin mempersiapkan diri untuk mengikuti marathon, ada 5 teknik lari jarak jauh yang perlu kamu pelajari.

Foto: Freepik

  • Teknik Start

Untuk lari jarak jauh, teknik awalan yang digunakan adalah teknik awalan berdiri atau standing start. Untuk teknik start ini ada tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap tumpuan, dan tahap berlari. Pada tahap persiapan, langkah kan satu kaki ke depan dengan lutut sedikit ditekuk. Selanjutnya di tahap tumpuan, condong kan badan ke depan dan jadikan kaki yang diposisikan ke depan sebagai tumpuan berat badan. Terakhir pada tahap berlari setelah aba-aba, ayunkan kaki belakang menuju ke depan disertai dengan sedikit tolakan dari bagian kaki depan.

  • Teknik Pernapasan

Pernapasan menjadi salah satu hal terpenting dalam melakukan jarak jauh lho. Teknik pernapasan yang tepat akan mengurangi resiko cedera saat dan setelah berlari. Pada lari jarak jauh, sebaiknya kamu bernapas dengan mulut karena jumlah oksigen yang masuk dan karbondioksida yang keluar itu lebih banyak dan cepat. Agar bisa bernapas dengan stabil, gunakanlah pernapasan perut. Selanjutnya, ambil napas pendek dan bernapaslah secara konsisten.

 

Foto: Freepik

  • Teknik Berlari

Agar dapat sampai di garis finish, pada lari jarak jauh kamu membutuhkan tenaga yang kuat serta strategi yang baik. Pertama-tama, atur tempo pernapasan. Berlarilah dengan langkah pendek secara konstan. Kamu bisa menambah kecepatan berlari ketika berada pada jarak 500 meter sampai 1 kilometer terakhir menuju garis finish.

  • Teknik Postur Tubuh

Mengatur postur tubuh saat berlari juga sangat penting. Posisikan tubuh tegak lurus dengan posisi kepala menghadap lurus ke depan. Untuk meningkatkan kecepatan, kamu bisa mencondongkan tubuh ke depan namun jangan menekuknya ya. Ayunkan lengan dengan mengikuti hentakan kaki. Lalu, berlarilah dengan menggunakan titik tengah telapak kaki sebagai titik tumpuan.

 

Foto: Freepik

  • Teknik Finish

Ketika sudah mendekati garis finish, tingkatkan kecepatan berlari secara maksimal. Lalu, busungkan dada hingga menyentuh pita garis finish. Jangan menyentuh pita garis finish dengan tangan ya karena hal tersebut melanggar peraturan dalam lari jarak jauh.

Nah, itulah beberapa teknik lari jarak jauh yang harus kamu ketahui sebelum mulai mencobanya. Selain persiapan stamina dan latihan yang rutin, teknik-teknik di atas ini penting untuk dipahami agar kamu bisa menyelesaikan lari jarak jauh dengan baik dan tanpa cedera. Selain itu, faktor pakaian yang kamu gunakan bisa mendukungmu dalam berlari lho. Tubuh akan terus bergerak saat berlari, maka dari itu kamu perlu pakaian yang ringan dan nyaman.

Untuk memenuhi hal tersebut, kamu bisa pilih Duraking Running Jersey Basic Color Tee Man. Jersey terbaru dari Duraking ini cocok banget untuk menemanimu di berbagai aktivitas olahraga, termasuk untuk berlari. Jersey ini terbuat dari 92% microfiber polyester dan 8% spandex yang mana sangat ringan. Running jersey ini juga dilengkapi dengan DK V Pro-Tech (anti bakteri dan anti virus), DK UV Pro-Tech (anti sinar UV dengan UPF 50+), dan DK Dry Tech (quick dry) yang mampu memberi perlindungan dan kenyamanan saat bergerak. Selain itu, jersey ini juga akan membuatmu tampil stylish dan percaya diri. Kamu bisa cek produknya di sini ya atau di marketplace pilihanmu!

Sumber: Elevenia Blog, Pos Baru, Olahraga Pedia

Leave a Reply

Your email address will not be published.